kamu bilang gila, tapi aku kamu suruh tak tahu saja? kamu bilang sekarat? mampukah aku mendebat? kamu bilang menderita? boleh aku sisipkan tawa? kamu bilang tak mampu tahan luka? dan aku kau pinta bahagia? kamu mendesah karena kesah, kamu menangis dalam alunan amat miris kamu tersesat kamu terjebak kamu tak mampu hinggap kamu pergi...., tanpaatahu arah kamu lari....., tanpa ingin salah lalu.....? lalu aku bisa apa? bisa apa aku yang hanya jadi sebab? bisa apa aku yang cuma tanpa hakikat? bisa apa aku yang.............. sudah, sekali saja buka mata itu dari sudut beda aku ingin ada........, bukan hanya tersimpan diantara rindu tanpa pernah.... ku tahu.