Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2011

mengintip sisa-sisa_keberanian

Gambar
sempit tipis kulit mimpiku tampaknya akan habis bisakah mencoba mengecatnya dengat warna baru? mungkin ungu, atau kelabu tapi aku mau biru yang penuh langit cantik terhampar hanyalah mimpi biru yang selebar laut lepas hanya retasan biru aku mau biru menjadi hidup aku mau biru tak mampu redup warna baru yang indah menyala-nyala wangi menyibak duka sejuk memenuhi mata hanya biru tapi tiba-tiba pula ada tanya menusuk masih cukupkah tekad melebur semua jelaga? akan mampukah hari ini merubah sedikit hitamnya? malaikat hitam pergi saja bersama malam beri lagi aku sisa keberanian melukis biru-biru baru di awal pagi nanti coba dengarkan, aku memintamu pulang

jalan remang

Gambar
entah apa sayang yang kucari dari kehidupan entah apa sayang yang lalu ingin kulakukan sayang bagaimanapun aku kebingungan sayang rasanya aku krisis aturan mulai hari itu aku berdiri diatas hatiku sendiri ah... aku belum tahu sayang betapa remang itu terasa kini

cangkirmu, sayang

Gambar
sayang dua cangkir itu masih merasaiku genang airnya mengantarkan perahu-perahu untuk benih baru pekatnya mewarnai bendera-bendera kecil untuk menamaku namamu juga terbisik lewat bibirmu sendiri sayang kopi itu kita tuang serupa piring lalu kita seduh dengan aroma kasih kasih yang tak cukup hanya secangkir