Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

itu cinta

Gambar
dan, bahagia menari dalam sunyi matahari lalu embun tersenyum ujung biru langit mengulum sapa aku datangi dia ketika kutanya, dia bilang; ah, ternyata yang terserak di merah jingga senja itu kamu, cinta

masa lalu itu seperti...

Gambar
lalu, masa terlewat saja begitu pula cinta dan aku termenung bingung pada pangkal tanya apakah mungkin satu masa bisa sungguh terlupa?

lompatan berawang

Gambar
hidup adalah lompatan transisi satu ke transisi lain lalu apakah makna? waktu adalah jembatan keluasan dalam kesempitan atau ketika lebar berproses jadi sesak lalu kenapa hati senantiasa mendesak? berteriak-teriak mencari kata? bila yang kita rasakan hanya putaran lingkar dari jarum-jarum detik yang sama mengapa kaki diciptakan untuk berjalan? dialektika tak pernah habis sudutnya justru menyulut sengketa teori yang tak pernah sampai pada ujung lalu apa kini salah bila otakku diam? beku kaku dingin meraung menuntut waktu untuk apa aku terjebak di jari-jarimu?

rentang dalam waktu

Gambar
dulu aku adalah hitam jelaga yang berkubang dalam dahaga tiada akhir dulu aku berjalan tanpa langkah tangan dan mata yang buta dulu aku tertusuk di duri mimpi tak pasti tanpa kendali dulu hanya emosi kini???

matahari yang berserakan

Gambar
di sudut-sidut batas garis aspal hitam kutemukan jutaan potong matahari berserakan di mata mereka bagaimana bisa di dalam kubangan gedung putih itu matahari terpecah dalam gerhana? sekarang, aku menerawang, kira-kira, apakah keseimbangan sedang berdialog dengan dusta?