seperah sakit memerah
perih sakit kecewa begitu terluka sampai tak tahu lagi raut meluka kau buat aku membenci sampai tak tahu lagi apa yang harus diberi ingin buka matamu, ingin kamu tahu seberapa sakitnya derita yang kau pangku? sampai merasa berhak membuang dengan cara amat jalang "salahkah?" ah, mana mau kau rasa kata itu! karena yang kau kenal hanya "salahkan" hidup kau salahkan takdir kau salahkan coba kau salahkan sampai salahpun kau salahkan? lalu, bila dirimu sibuk menyalahkan kapan kamu maju dan berjuang?