ada alasan yang membuat sajakku berundak sembarang wajah-wajah untuk secuil sebab karena sajak ini terus berlari di jalan licin dan buatku mesti mendaki harus ada yang rebah di sela lampiran papirus putih tak berdosa aku mencari makna dan sekejap hilang di ufuk asa harus ada yang mencari alasan akukah lakonnya? lalu siapa dia yang kini tertawa di atas angin mengendalikan getar dalam remuk debar ada alasan diantara kerontang dedaunan harus ada alasan mengapa sajakku kering kemudian bila huruf pinggir piluku bukan rongsokan aku perlu menemukan alasan sebelum akhir tiba mencari untuk apa mencari dimana asal rasa bisa turun jadi luka aku tahu disana ada alasan pasti sampai bikinku tak berhenti sajakku akan mengalir tenang, juga deras alasanku tak boleh mentas 'semangat!!!!' :3 :3