Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2011
Gambar
ada alasan yang membuat sajakku berundak sembarang wajah-wajah untuk secuil sebab karena sajak ini terus berlari di jalan licin dan buatku mesti mendaki harus ada yang rebah di sela lampiran papirus putih tak berdosa aku mencari makna dan sekejap hilang di ufuk asa harus ada yang mencari alasan akukah lakonnya? lalu siapa dia yang kini tertawa di atas angin mengendalikan getar dalam remuk debar ada alasan diantara kerontang dedaunan harus ada alasan mengapa sajakku kering kemudian bila huruf pinggir piluku bukan rongsokan aku perlu menemukan alasan sebelum akhir tiba mencari untuk apa mencari dimana asal rasa bisa turun jadi luka aku tahu disana ada alasan pasti sampai bikinku tak berhenti sajakku akan mengalir tenang, juga deras alasanku tak boleh mentas 'semangat!!!!' :3 :3

yang terjebak

Gambar
malam sepi terlalu sepi andai kutemukan secangkir kopi disini lalu aku mulai tertegun sebab tak mampu tertawa apa yang kucari benar secangkir kopi? bukankah dasarnya cuma bayangan dia? ceritanya ronanya menyesap kopi tanpa tawa atau duka yang mengiris bukan betapa harum asap uap kopi sekental raga dan jiwa nyatanya tetap berakhir karena dia terdamba sangat tanpa seutuh cerita malam sepi semakin sepi aku, ingin lihat dia tengah sesap secangkir kopi

tulisku

Gambar
menulis cerita menulis masa yang pada malam menangis keras yang di hadapan mentari memandang lepas menulis harapan menulis impian menunduk lekat dan setia hari ini tak harus tertawa tak perlulah mesti jari jari bahagia yang pegang pena menulis bumi menulis kata kata kisi dirilalu yang berjalanpun berhenti di akhir sebuah kata dengan titik, sedikit petik selesailah!