bingung, linglung
apakah yang salah? kutanya pada ramai malam, sendirikukah? kotorkukah? sungguh, berat kurasa batu di hati seberapa besar yang tersimpan, aku megap megap sekarang tak kuat dan patah arang berat, Tuhan... berat, kawan... sungguh berat rindu yang berkarat duhai angin yang tengah menyanyi tolong temui bintang kecil di ujung tinggi di tiap kerlipnya kutitip sudah semua asa tanyakan padanya, telahkah dia kurung semua? kenapa aku masih saja lara merana, duka kuraba raba hati yang bertanya dan kosong ah, sedang kosong melompong kemanakah jiwaku dicolong? hingar bingar dunia ramai pula mata tangkap si kotak kaca tapi duhai peracik rasa hamba tetap menanyakan bayangnya di kepala bingung pula linglung akhirnya merasa aku pecahan debu egois mencari cari mimpi menari nari demi sendiri menyanyi nyanyi sedang sunyi apakah aku ini hamba yang melupa? apa aku ini sengaja sok gila? apa aku ini, ... dasar edan tak karuan sampai tak paham isyarat perasaan!