tawakkalisme cinta
baca ini ya.... ra' rugi!
naila merutuk-rutuk hatinya sendiri yang ia rasa terlalu sempit. terlalu mudah terhanyut rasa cinta seperti daun keringdi depan pekarangan rumah yang berlari megiringi air hujan. seketika ia timbul, dan sekelebat menghilang. saat cerita-cerita tentang dia datang, kisahnya, pribadinya, uniknya. naila akan menemukan hatinya menumbuhkan bongkah besar dan mengganjal . di dalam, di luar, dan di antara sisi-sisi- bongkahan yang asimetris itu hanya terisi dengan cuplikan_cuplikan adegan satu orang tak diundang. seorang yang sama, seperti hantu, datang dan pergi, tapi terus mengganggu.
apakah memang yang dia rasa adalah cinta? barangkali cukup banyak sahabatnya yang terjebak persepsi 'cinta' meski sebenarnya kagum belaka. dan naila tak mau seperti itu. dia harus bener-benar yakin! mengetes hatinya sendiri dengan berbagai macam cara. mencoba mencari celah dari dia yang bisa ia benci. atau menbandigkan seandainya dia mencintai orang lain. apakah jiwanya akan terluka?
bingung, naila benar-benar dalam dilema. semakin mencoba ia mencari kepastian rasa, semuanya terasa semakin abstrak!
sambungane sesok-sesok!
naila merutuk-rutuk hatinya sendiri yang ia rasa terlalu sempit. terlalu mudah terhanyut rasa cinta seperti daun keringdi depan pekarangan rumah yang berlari megiringi air hujan. seketika ia timbul, dan sekelebat menghilang. saat cerita-cerita tentang dia datang, kisahnya, pribadinya, uniknya. naila akan menemukan hatinya menumbuhkan bongkah besar dan mengganjal . di dalam, di luar, dan di antara sisi-sisi- bongkahan yang asimetris itu hanya terisi dengan cuplikan_cuplikan adegan satu orang tak diundang. seorang yang sama, seperti hantu, datang dan pergi, tapi terus mengganggu.
apakah memang yang dia rasa adalah cinta? barangkali cukup banyak sahabatnya yang terjebak persepsi 'cinta' meski sebenarnya kagum belaka. dan naila tak mau seperti itu. dia harus bener-benar yakin! mengetes hatinya sendiri dengan berbagai macam cara. mencoba mencari celah dari dia yang bisa ia benci. atau menbandigkan seandainya dia mencintai orang lain. apakah jiwanya akan terluka?
bingung, naila benar-benar dalam dilema. semakin mencoba ia mencari kepastian rasa, semuanya terasa semakin abstrak!
sambungane sesok-sesok!
GUUUD!!! CEPETAN DISAMBUNG LHO!!! TAK TUNGGU
BalasHapus