hanya yang ingin bicara
ada kosong
terlalu banyak ruang ruang bolong
mengurat di ototku
mengakar di otakku
kosong ini memanggil hampa
dan hampa mohon bicara
aku adalah dia
adaku adalah kamu tanpanya
bagaimana nafasku tak miris
atau mataku tak mau menangis
satu satu rinai gerimis
suguhkan bayangnya tipis tipis
rasanya angin utara luka,
sebab tak jua kutemukan dia
terlalu banyak ruang ruang bolong
mengurat di ototku
mengakar di otakku
kosong ini memanggil hampa
dan hampa mohon bicara
aku adalah dia
adaku adalah kamu tanpanya
bagaimana nafasku tak miris
atau mataku tak mau menangis
satu satu rinai gerimis
suguhkan bayangnya tipis tipis
rasanya angin utara luka,
sebab tak jua kutemukan dia
Komentar
Posting Komentar
mau ngomong? monggo....