pembasuh jiwa

aku ini sendiri
pencari sepi
buatku ramai cumalah dekil daki
kotor, tak punya arti

suka sekali aku dengan sendiri
sampai kecanduan pekat kopi
demi menyendiri bersama malam hari
agar terlelap sepanjang pagi

masalahnya bingung aku waktu tertawa
tak ada binar lain yang jadikan sempurna
juga ketika hati begitu luruh lara
satu kawanpun tak paham mengapa

aku ingin pembasuh jiwa,
yang perhatikan langkahku tetap pada alurnya
aku butuh sahabat sederhana
yang perhatikan mimpiku tetap berkelana
beri cinta, dan bahagia
dengan jujur pula, bagi duka
aku lihat itu dulu, kini juga nanti di senyummu
sahabatku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita lama dan Penghianatan

my world...my words....

mencoba IKHLAS itu indah!