terikat sebuah mata
hawa dan angin hampa
sakit juga tumpuk lara
hina pula tuna cinta
miskin serta buruk rupa
yang menemukanmu hari itu
di keping sebuah pagi
menatapmu yang bermata seperti biru
lalu merasa hawa murni
yang jernih
yang bening
menggenggam kasih
dan tak akan kering
aku merasa lahir kembali
seperti tercipta ulang oleh cinta
pantas merasa,
aku menangkap bahagia
dalam nadaku yang nyata tertawa
sungguh gila
aku terikat mata yang sama
sakit juga tumpuk lara
hina pula tuna cinta
miskin serta buruk rupa
yang menemukanmu hari itu
di keping sebuah pagi
menatapmu yang bermata seperti biru
lalu merasa hawa murni
yang jernih
yang bening
menggenggam kasih
dan tak akan kering
aku merasa lahir kembali
seperti tercipta ulang oleh cinta
pantas merasa,
aku menangkap bahagia
dalam nadaku yang nyata tertawa
sungguh gila
aku terikat mata yang sama
Malam 30 Mei 2011.
BalasHapusadalah malam saat saya merasa sepi dr biasa'y...
entah kenapa,
malam itu begitu sedih..begitu terpuruk...begitu di campakkan...begitu merasa di permainkan...begitu sakit...begitu cemburu...dan begitu hancur...hingga dia mendengar teriakan gelap yg di penuhi kebencian...
Sebelum semuanya menjadi "begitu"
saya masih bisa menyembunyikan gelap itu dan selalu brusaha mencoba untuk terlihat baik" saja.
Saya slalu ingin membuat'y tetap tersenyum bahagia dan berharap bekas luka yg pernah saya buat bisa terobati tanpa ada cacad sedikitpun...
Saya akui dulu saya bs d blg "brengsek"
Dan sekarang pun saya bukanlah orang yg baik di antara orang" baik lainnya...
hanya saja saya tidak ingin menjadi orang yg benar" buruk di antara keburukan lainnya...
saya pun sadar apa yg sudah saya lakukan...
BalasHapusSaya kembali begitu merasa bersalah dan benar" terlihat seperti orang yg jahat...
mungkin dia pun ketakutan karna teriakan gelap ini....
hingga akhirnya keputusan singkat pun terucap bahwa itu sebagai malam terakhir...
tapi...dia ingin malam terakhir itu menjadi indah sebelum semuanya terlambat dan dia mengungkapkan tentang semua perasaan'y yg mgkn bs kt sebut "cinta"
Dia mencoba meyakinkan bahwa perasaan'y itu hanya saya. Terus menahan saya tuk malam terakhir.
Saya diam. Tertunduk luluh. Bimbang.
Kemudian memandang ke langit malam tanpa bintang dan bertanya dengan gelap...
kenapa baru dia ungkapkan sekarang...???kenapa dia berbeda dr yg ku benci???
tentu saja tak ada jawaban dan malam itu tetaplah gelap...
lalu saya berpikir untuk kehidupan'y...
(dia benar. Dia tidak pantas merasakan gelap ini.Dia layak dapatkan yg lebih baik...)
sudah cukup dia mengenal luka.
Dengan pikiran itu saya benar" berusaha melawan perasaan ini yg tak ingin berpisah.
karna saya tau..saya tidak bisa hanya mencintai dia tuk malam ini agar menjadi malam terindah.
saya tidak yakin setelah malam itu saya akan berhenti untuk mencintai dia dan tidak mengganggu kehidupan'y lg...
Jadi saya kuatkan hati tuk tidak ingin meneruskan ini lg walau hanya sebentar dalam malam terakhir...
BalasHapus*andai saja waktu itu dia tidak bilang hanya malam ini setelah itu tidak ingin lagi membawaku masuk dalam hidupnya.
Mungkin saya akan bersinar terang dan menghilangkan gelap ini (tapi kenyataan berbeda)
Setelah malam kesempatan indah itu menghilang...
saya tetap mencintai dia dan berdo'a semoga dia baik" saja.
Entah knp...tiba" gelap ini berubah menjadi rindu yg sangat dalam.
Ingin menyapa tapi tertahan...
Waktu itu saya benar" bodoh yg tidak tau harus bagaimana dan berbuat apa untuk rindu ini...
Saya seperti orang gila yg terobsesi pada satu tujuan...dia dia dan dia...
tanpa sadar saya memerankan tokoh sebagai detektif yg mencari tau semua informasi tentang dia...
Mencari semalaman...
duduk tanpa sandaran hanya di depan notebook yg terhubung dengan internet dan berharap saya bisa menemukan dia di dunia maya... (cuma itu yg bisa saya lakukan tanpa terlihat olehnya)
dari berbagai link site yg saya buka hanya foto dia yg saya temukan tapi rindu ini belum jg tenang...saya pun tetap mencari dan mencari..
BalasHapusPadahal saya tau ini tidak akan dapat merubah malam itu...tetap saja saya seakan tak peduli dgn apa yg saya lakukan...
Lalu setengah jam sebelum adzan shubuh tiba" pencarian saya terhenti di ujung biru ini.
Kemudian saya membaca tentang cerita" dan puisi" anda di blog ini.
Serentak Rindu ini jadi tenang...
Airmata ini pun berlinang membacanya...
Saya sangat merasakan cerita anda...
padahal anda belum tentu dia.
entah kenapa.. hati ini sperti yakin bahwa anda adalah dia.
Hahaha....sangat membingungkan...
Tapi saya juga sangat bersyukur bisa menemukan blog ini...
Karna d blog ini bisa menenangkan hati saya yg gelap dan sangat merindukan'y...
Saya merasa sangat lega bisa mengungkapkan semua dan bercerita di sini...
Terima kasih...
Saya senang bisa bertemu dgn anda di ujung biru ini.
Aura dia adalah senyuman ^_^
makasi juga anda datang sebagai teman yang mengerti segalanya, seakan2 andalah dia yang menyesali semuanya...
BalasHapustapi kita tetep g boleh tidur dalam mimpi, kita kudu bngun dan kembali berjalan. semangat teman! :)
Aku tau km slalu brusaha tuk ttp semangat...begitu jg aku di sini... :)
BalasHapusHanya saja terkadang begitu mudah semangat ini memudar bahkan sampai menghilang...
Lalu kita mencoba bangun lagi dengan semangat yg baru dan dengan sisa" semangat yg pudar....
Menatap ke depan berharap temukan kebahagiaan di sana...
Tapi kita akan masih sangat merindukan kebahagiaan yg di sini walau sesaat...
Aku tidak tertidur dalam mimpi.
Aku hanya bermimpi saat tertidur.
Yang aku takutkan di saat aku tertidur aku tidak bisa bermimpi lg. :)
SEMANGAT harus mempunyai dasar :
mimpi-khayalan-impian-harapan-semangat (itu dasarku)
Apa dasarmu ? G boleh nyontek...hahaha :p
hum... tahu bnget kamu. y, seringx aku mmang memakai topeng dan terus bergumam baik baik saja. tapi nyatanya saat q lemah sepi atau lelah, tiba tiba saja senyumnya selalu menjejali kepala. hehehe
BalasHapuskalo q, motifasi utk brkhayal lalu berani memimpikan, strusnya jd impian dan melangkah penuh semangat.
p.s.: yang pernah terluka biasanya akan lebih kuat dari yg lainnx