bagaimana ya?

entah, bagaimana ya? menapaki dunia baru ternyata gag selamanya seru (terutama kalau lagi nyebelin kayak gini). huft, disini, saat sekali lagi berjalan di bangku formal perguruan tinggi, rasa-rasanya penyesalanku makin bertumpuk saja. bukan, bukan karena kampusnya atau kurikulumnya gag bagus, absolutely no! kalau soal itu kan memang tiap kampus ada plus minus sendiri, jadi wajarlah. yang kusesali..., diriku sendiri. disini, aku terlalu terburu-buru menganggap tinggi diri sendiri, hingga saat aku sadar kekuranganku yang begitu banyak aku harus merasa tersiksa, karena merasa bersalah, dan merasa sendiri.
banyak juga tawaran untuk kembali ke masa lalu, but, apa masa lalu selalu lebih baik dari hari ini???? i dont think so. terus bagaimana? aku semakin dihantui rasa bersalah. terlalu banyak yang kupaksakan terbuang. terlalu menumpuk beban penyesalan......
salah satunya, terlalu buru-burunya aku memutuskan untuk pacaran. jelas itu langkah grusa-grusu. harusnya aku tahu, merawat pacar itu gag kayak melihara kucing. mereka lebih aneh dari hal-hal paling aneh. ummm, yah, mungkin emang gara-gara pacarku asalnya emang rumit dan aneh.... sulit. ngontrol diri sendiri, penyesalan, obsesi, masa lalu, cinta, nafsu, hah, terlalu rumit. rasanya kok seperti belok dari jalur, bagaimana ya? sedikit kecewa juga, dari ini aku sadar kakalu aku belum dewasa. buktinya aku gag bisa menerima orang lain sebagai apa adanya. pikiran kayak gini bukan berarti jadi implementasi aku gag suka, gag sayang, atau gag cinta sama dia, bukan! aku cuma (sekali lagi) memepertanyakan diri sendiri yang kayaknya kok gag bisa ngerti diri sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita lama dan Penghianatan

my world...my words....

mencoba IKHLAS itu indah!