racau

hancur satu halus dan menyatu
keinginan bercengkeram rasa takut
indahnya, sesaknya, tamasya kabut

seperti mencinta musuh dan kawan
memeluk menusuk kucakup
leleh embun gigir pagi itu
di atas luka menganga

bukan kanak lagi selaksa mimpi alam alam
satu satunya pegang belati di nadi
di pucuk punda dan duri
duh, mataku nian cantik temaram
lepas satu terdalam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita lama dan Penghianatan

my world...my words....

mencoba IKHLAS itu indah!