Hampir Puisi
Hampir puisi bawaku padanya
Padahal kau, ya, tak tersentuh ilalang angan muda, rejan angin
Palagi anak-anak diorama
Tak punya api, cuma bara
Padahal kau, ya, tak tersentuh ilalang angan muda, rejan angin
Palagi anak-anak diorama
Tak punya api, cuma bara
Tetes air nyuara nyaring di tengah sepi
Bulan terpeleset di kolam bapak, dulu
Niala tak jadi hitam di air kali
Sedang langit, hampir selalu gerak
Ingat aku kembali dengannya, bertemu
Dekat satu, yang, tak bisa
(Atau tak ada?)
Hampir puisi, awalnya
Terserak-serak mimpi, akhirnya
Kita tak mau pisah dari pembaringan!
Terserak-serak mimpi, akhirnya
Kita tak mau pisah dari pembaringan!
-wahyuni s

Komentar
Posting Komentar
mau ngomong? monggo....