Sesal Sunyi
Waktu terlewat
tidak pernah mendekat tidak juga kembali
Pusara memucat
Lindap Sunyi tangkap sepi
Siapa ia yang tak pernah tak sendiri?
Lolos melompati daun asam cokelat
Di pangkal kemarau jerih
Bergemeresak tiap saat,
Padahal angin balik tingkap
Ia lupa hampa lupa buih
Ini luka-luka putih
Tanpa masa, mati senantiasa
-wahyuni s
Komentar
Posting Komentar
mau ngomong? monggo....