Ironi

Seorang wanita menangis
Menghujani diri sendiri dengan iba
Setumpuk tumpuk lelah
Bongkah resah yang tak sampai di peraduan
Bagaimana dia terlukai
Oleh sakitnya mencintai seutas pisau

Sewaktu waktu dia berdarah
Tapi habis diperasnya luka
Untuk diminum sang kekasih
Yang haus karna amarah

Seorang wanita menangis dibalik tudung jas hujan
Wajahnya merah lunak
Tapi batinnya mengeras
Tengah di ibakannya samudra yang surut di mimpi
Bayangannya sendiri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita lama dan Penghianatan

my world...my words....

mencoba IKHLAS itu indah!